Arti SAHABAT SEJATI dalam kajian Islam

Banyak yang mengartikan Sahabat Sejati didunia.
Tidak salah juga, tapi disini Sahabat Sejati Akhirat Dunia itulah Spirituality mu! di spiritual mutlak.

Tahukah kita, sebenarnya kita tidak harus sendiri di dalam Lain  menghadapi malaikat Munkar dan Nakir.

Kita bisa membawa teman-teman karib kita, sahabat-sahabat setia kita dan keluarga terbaik kita.

Mereka dengan ikhlas menemani dan menghibur kita dalam kubur agar kita senang.

Mereka akan membawakan cahaya agar kubur kita terang, dan menyiapkan halaman penuh bunga agar kubur kita lapang, serta memakaikan pakaian sutra, agar badan kita nyaman.






Menghamparkan kasur hangat dan dipan berwangikan kasturi untuk kita tidur dengan nyenyak dan tenang.

Mereka akan membantu kita menghadapi segala kemungkinan agar kita menang.

Mereka adalah 5 teman yang sangat rupawan, dengan pakaian yang sangat indah, baunya sangatlah harum.

 Mereka bernama:

  Sholat, Zakat, Puasa, Amal Sholeh dan Al Qur'an  *


Ya, mereka benar-benar akan menjelma menjadi "sosok rupawan nan menawan" yang selalu menemani dan menjaga kita dalam kubur.
Merekalah teman, sahabat dan keluarga sejati kita.

Apakah semua teman-teman ini terpikir oleh kita saat ini?

Atau selama ini kita sudah berteman tetapi hanya sekedarnya saja, bahkan mungkin lebih sering kita abaikan.

Tidakkah kita berfikir lagi, siapa teman-teman sejati kita yang sesungguhnya.*

Ataukah masih saja kita sibuk dengan teman-teman duniawi yang tidak akan perduli dengan kita saat kita menghadapi Sakaratul Maut.


Mereka adalah teman-teman yang langsung kembali pada kehebohan dan kesenangan duniawi sesaat setelah acara penguburan kita.

 RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM bersabda, yang artinya:

Kemudian didatangkan malaikat dari arah kepalanya untuk menyiksa, maka sholat berkata "Tidak ada jalan dari arahku (untukmu)"

Kemudian didatangkan malaikat dari arah kanannya untuk menyiksa maka zakat berkata "Tidak ada jalan dari arahku (untukmu)"


Kemudian didatangkan malaikat dari arah kirinya untuk menyiksa maka puasa berkata "Tidak ada jalan dari arahku (untukmu)"*

Kemudian didatangkan malaikat dari arah kakinya untuk menyiksa, maka amal sholeh, segala sunnah, dan segala perbuatan ma’ruf, berkata, "Tidak ada jalan dari arahku (untukmu)" (HR. Imam Ahmad dalam kitabnya Al-Musnad dari riwayat Al-Bara’ ibn ‘Azib dan Himpunan Fadhilah Amal:609)*

Dalam hadist lain dikatakan juga bahwa Al-Qur'an akan menjelma menjadi "seseorang" pria tampan yang selalu menjaga kita, memeluk kita, melindungi kita.

Ia akan datang saat tubuh kita mulai dikafankan hinggalah ke alam barzah dan hari kebangkitan.


Al-Qur'an akan memperkenalkan dirinya pada si mayit sehingga ia merasa tenang dan tidak ketakutan di alam kubur.*

Sosok Al-Qur'an tak mau melepaskan diri dan tak mau dipisahkan dengan kita hingga Allah memasukkan kita ke dalam syurga.

Dari Sa’id bin Sulaim ra, RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM bersabda, yang artinya:

Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi ALLAH pada Hari Kiamat selain daripada Al-Qur’an.
Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.

Bacaan Terkait;

 “Seorang Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, merendahkannya, menyerahkan (kepada musuh) dan tidak menghinakannya.” (HR Muslim)

“Sebaik baik sahabat di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik baik jiran di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap jirannya.” (HR Al-Hakim)

“Di sekitar Arsy-Nya ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka pun bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada, hingga para nabi dan syuhada pun iri kepada mereka.

” Ketika para sahabat bertanya, Rasulullah menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah.” (HR. Tirmidzi).

“Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-geriknya teringat mati.

Sebaik-baik sahabat di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap tetangganya.” (HR. Hakim)

maka perhatikanlah salah seorang dari kamu kepada siapa dia bersahabat.” (HR Abu Daud)

Ya Rabb, ampunilah dosaku, dosa ibu bapa ku, keluarga ku, saudaraku dan sahabatku.


Dan jangan Engkau cabut nyawa kami saat tubuh kami tak pantas berada di Surga-MU.

Aamiin Allahuma Aamiin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram